Bagaimana MeMeraki Mengotomatiskan 63% Percakapan Pelanggan Menggunakan Agen AI WhatsApp
Pendiri, MeMeraki
MeMeraki adalah platform teknologi budaya yang didedikasikan untuk membawa seni tradisional India ke khalayak global. Didirikan oleh Yosha Gupta, platform ini berkolaborasi dengan lebih dari 500 pengrajin ahli di seluruh India, banyak di antaranya mengkhususkan diri dalam bentuk seni tradisional dan rakyat yang seringkali kurang dikenal secara global.
Dengan menggabungkan penceritaan, teknologi, dan perdagangan, MeMeraki menghubungkan para kolektor dan penggemar seni di seluruh dunia dengan karya seni buatan tangan yang otentik.
Startup tersebut juga meraih pengakuan nasional setelah tampil di Shark Tank.
Seiring dengan meluasnya jangkauan audiens mereka secara global, mengelola percakapan pelanggan secara efisien menjadi tantangan operasional utama.
Seiring berkembangnya platform MeMeraki, tim mulai menerima pertanyaan dari pelanggan di berbagai zona waktu.
Hal ini menimbulkan beberapa tantangan:
1. Volume Pertanyaan Pelanggan yang Tinggi
Calon pembeli sering menghubungi kami dengan pertanyaan tentang harga karya seni, variasi, ketersediaan, dan pengiriman.
2. Pelanggan Global Mengharapkan Respons Instan
Dengan pelanggan dari berbagai negara, keterlambatan dalam memberikan respons dapat menyebabkan hilangnya peluang penjualan.
3. Percakapan Penjualan Membutuhkan Bimbingan
Banyak karya seni yang membutuhkan penjelasan, terutama yang tercantum sebagai “Harga berdasarkan permintaan”, sehingga penanganan manual menjadi memakan waktu bagi tim.
Untuk mempertahankan daya tanggap yang tinggi sambil berkembang secara global, MeMeraki membutuhkan cara untuk mengotomatiskan percakapan tanpa kehilangan pengalaman personal yang diharapkan oleh pembeli karya seni.
MeMeraki menerapkan Agen WhatsApp bertenaga AI menggunakan Interakt untuk mengotomatiskan interaksi pelanggan di seluruh dukungan dan penjualan.
Tujuannya sederhana:
Menyampaikan respons instan dan personal dalam skala besar, sekaligus memungkinkan tim penjualan untuk fokus hanya pada percakapan yang memiliki niat tinggi.
1. AI Menangani Percakapan Ujung-ke-Ujung
Agen AI WhatsApp kini menjawab pertanyaan umum pelanggan secara otomatis—baik itu tentang detail karya seni, harga, atau ketersediaan.
Hari ini, 63% pertanyaan pelanggan diselesaikan sepenuhnya oleh agen AI., tanpa memerlukan campur tangan manusia.
2. Kualifikasi Prospek Cerdas
Ketika percakapan membutuhkan bantuan atau negosiasi yang lebih mendalam, agen AI secara otomatis mengkualifikasi prospek dan menyerahkannya kepada tim penjualan.
Saat ini, 37% percakapan berhasil dikonversi menjadi prospek berkualitas, sehingga tim penjualan dapat fokus pada pembeli yang memiliki niat beli tinggi.
3. Penjualan Otomatis untuk Produk dengan “Harga Berdasarkan Permintaan”
Salah satu momen paling berkesan terjadi ketika seorang pelanggan menanyakan tentang produk premium. Lukisan Sharad Purnima.
Agen AI:
Semua itu tanpa campur tangan manusia.
4. Ketersediaan Layanan Pelanggan 24/7
Karena pelanggan berasal dari berbagai negara, agen AI memastikan bahwa Setiap pertanyaan akan mendapatkan respons instan—kapan saja, di mana saja.
Hal ini telah membantu MeMeraki mempertahankan pengalaman pelanggan berkualitas tinggi sambil berkembang secara global.
Sejak menerapkan agen AI di WhatsApp, MeMeraki telah mencapai peningkatan yang terukur dalam komunikasi pelanggan dan efisiensi penjualan:
Dengan mengotomatiskan percakapan yang berulang, tim kini dapat fokus pada interaksi pelanggan yang bernilai tinggi dan pertumbuhan bisnis.
Bagi MeMeraki, teknologi bukanlah tentang menggantikan interaksi manusia—melainkan tentang meningkatkan interaksi tersebut.
Agen AI menangani percakapan berulang dan memberikan jawaban instan, sementara tim penjualan turun tangan untuk diskusi yang lebih mendalam dengan kolektor dan pembeli.
Keseimbangan ini membantu perusahaan. Meningkatkan skala secara efisien sambil tetap melestarikan penceritaan dan keaslian yang layak diterima oleh seni tradisional.
Bergabunglah dengan ratusan bisnis yang menggunakan Interakt untuk mengotomatiskan percakapan, menghasilkan prospek, dan mendorong penjualan di WhatsApp.