Sifat keterlibatan pelanggan telah mengalami perubahan yang luar biasa. Saat ini, pelanggan mengharapkan respons yang cepat, personalisasi, dan kesempatan untuk berinteraksi dengan merek yang mereka ajak bertransaksi.
Pemasaran berbasis percakapan telah menjadi alat utama. WhatsApp telah memudahkan dan memungkinkan merek untuk menggabungkan pemasaran berbasis percakapan. Dan pelanggan semakin banyak menggunakannya untuk berkomunikasi dengan merek.
Dalam blog ini, kami membahas manfaat pemasaran percakapan di WhatsApp Business API, bagaimana pemasaran percakapan membantu meningkatkan penjualan, dan praktik terbaik yang harus Anda ikuti.
Apa itu pemasaran percakapan di WhatsApp dan bagaimana cara kerjanya?
Pemasaran percakapan berfokus pada interaksi satu lawan satu dengan pelanggan, bukan satu lawan satu. Pemasaran percakapan melibatkan percakapan pribadi satu lawan satu yang dapat mencakup saluran seperti panggilan telepon, SMS, WhatsApp, Messenger, dan saluran lainnya.
Pemasaran percakapan dirancang berdasarkan kebutuhan dan kenyamanan pelanggan.
Percakapan antara pelanggan dan merek dapat terjadi secara real-time, kapan pun pelanggan menginginkannya, dengan bantuan obrolan otomatis.
Untuk pemasaran berbasis percakapan, penting agar percakapan bersifat kontekstual. Merek yang menggunakan banyak saluran harus menyinkronkan berbagai platform mereka sehingga pelanggan dapat melanjutkan percakapan dari tempat terakhir mereka, apa pun saluran yang mereka gunakan.
Pemasaran percakapan memungkinkan personalisasi, karena merek dapat memahami pelanggan lebih baik melalui interaksi pribadi. Pemasaran percakapan memungkinkan hal ini dengan bantuan AI, Obrolan WhatsApp, otomatisasi, dan dukungan manusia dalam memfasilitasi percakapan.
Manfaat pemasaran percakapan di WhatsApp
Interaksi satu lawan satu hanyalah awal dari potensi WhatsApp untuk pemasaran berbasis percakapan. Berikut ini adalah banyak manfaat lain dari pemasaran berbasis percakapan di WhatsApp untuk bisnis Anda.
1. Layanan dan resolusi pelanggan secara real-time
Karena pemasaran percakapan dapat mencakup Chatbot WhatsApp yang digerakkan oleh AI dan otomatisasi, percakapan dapat terjadi secara real-time. Dengan cara ini, pelanggan mendapatkan respons dan resolusi instan di berbagai saluran.
Misalnya, pelanggan dapat menelusuri produk di situs web, dan memilih untuk mengobrol di WhatsApp melalui tombol klik-untuk-WhatsApp di situs web. Chatbot WhatsApp otomatis dapat memberikan jawaban instan dan relevan atas pertanyaan pelanggan.
2. Hubungan pelanggan yang lebih kuat
Pemasaran percakapan di WhatsApp meningkatkan nilai yang diberikan merek kepada pelanggan dalam banyak hal. Misalnya, merek dapat menemui pelanggan di tempat yang diinginkan pelanggan — di WhatsApp, situs web, telepon, atau SMS.
Selain itu, pelanggan mendapatkan jawaban atas pertanyaan melalui layanan pelanggan secara langsung. Percakapan dua arah berarti mereka dapat berinteraksi secara terperinci, di mana pelanggan dapat berbagi informasi lebih lanjut tentang kebutuhan mereka. Komunikasi yang berkelanjutan menghasilkan lebih banyak peluang bagi merek untuk melayani pelanggan dengan lebih baik, yang mengarah pada hubungan jangka panjang yang lebih kuat.
3. Meningkatkan retensi pelanggan dengan tindak lanjut yang tepat waktu
Hal-hal sederhana seperti respons cepat dan informasi bermanfaat dapat membuat perbedaan pada persepsi pelanggan terhadap merek Anda. Misalnya, saat Anda mengirimkan tindak lanjut tepat waktu kepada pelanggan, mereka akan merasa bahwa Anda peduli kepada mereka. Hal ini akan menghasilkan kepuasan pelanggan dan pengalaman pelanggan yang lebih baik, sehingga pelanggan akan terus menggunakan merek Anda dalam jangka panjang.
4. Mengumpulkan wawasan pelanggan
Pemasaran berbasis percakapan merupakan salah satu cara terbaik bagi merek untuk mengumpulkan masukan dan wawasan pelanggan. Dengan melakukan interaksi dua arah, merek dapat mendorong pelanggan untuk berbagi lebih banyak detail dan informasi tentang kesukaan, preferensi, dan lain-lain. Informasi ini dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman yang dipersonalisasi bagi pelanggan.
Bagaimana pemasaran percakapan di WhatsApp mendorong penjualan dan konversi
Rata-rata tingkat konversi untuk bisnis daring masih cukup rendah. Artinya, masih banyak potensi bagi pemasar untuk mencoba strategi guna mendorong lebih banyak penjualan dan konversi. Di bagian ini, kita akan membahas bagaimana percakapan WhatsApp dapat membantu merek meningkatkan penjualan:
1. Memandu pelanggan melalui perjalanan pembelian
Pemasaran percakapan bersifat dua arah; pemasaran ini memungkinkan pelanggan dan merek berinteraksi selama proses pembelian dan seterusnya. Merek dapat menawarkan layanan pelanggan secara langsung saat pelanggan menjelajahi produk dan membuat keputusan pembelian.
Pengalaman interaktif ini memungkinkan merek untuk menarik pelanggan agar melakukan tindakan yang diinginkan. Misalnya, jika pelanggan merasa sulit untuk membeli suatu produk karena harganya yang mahal, merek dapat menawarkan diskon langsung untuk meningkatkan potensi penjualan.
2. Kurangi pengabaian keranjang
Setelah sebuah merek menjalin kontak dengan pelanggan melalui saluran percakapan dua arah, seperti WhatsApp, akan lebih mudah bagi merek tersebut untuk menindaklanjuti pelanggan. Dengan pesan instan berbasis WhatsApp untuk bisnis, merek dapat menunjukkan sikap proaktif untuk mengurangi pembatalan atau pengabaian gerobak dengan menawarkan insentif.
3. Memberikan rekomendasi produk
Cara lain pemasaran percakapan di WhatsApp membantu merek meningkatkan penjualan adalah dengan meningkatkan peluang untuk berbagi rekomendasi produk. Terkadang, pelanggan tidak menyadari pilihan yang dimiliki merek di toko mereka. Namun, dengan percakapan personal satu lawan satu, merek dapat memperkenalkan produk baru kepada pelanggan, sehingga meningkatkan penjualan dan konversi.
4. Menyederhanakan dan membantu pembayaran
Banyak pelanggan yang membatalkan transaksi pada tahap pembayaran. Ada banyak alasan untuk ini, misalnya, pelanggan tidak dapat menemukan metode pembayaran yang mereka inginkan, transaksi gagal karena koneksi yang buruk, dll. Selama masa-masa ini, jika merek memiliki akses ke pelanggan melalui kotak obrolan, mereka dapat menawarkan dukungan alternatif untuk memastikan pelanggan dapat melakukan pembayaran. Dengan cara ini, merek dapat mengurangi transaksi yang gagal dan meningkatkan lebih banyak konversi dengan strategi pengiriman pesan WhatsApp yang lebih efektif.
5. Meningkatkan pengalaman pasca pembelian
Pengalaman pelanggan telah berkembang melampaui sekadar perjalanan pembelian dan meluas hingga interaksi pasca pembelian. Cara Anda membuat pelanggan merasa setelah produk dikirimkan dapat memengaruhi apakah pelanggan akan kembali ke situs web Anda di masa mendatang. Di sinilah pemasaran percakapan berperan. Misalnya, kirim pesan WhatsApp kepada pelanggan yang memberi tahu mereka cara menggunakan produk mereka, atau apakah mereka membutuhkan bantuan Anda.
Praktik terbaik untuk menerapkan pemasaran percakapan di WhatsApp
Berikut ini beberapa aturan dasar yang kami sarankan untuk diikuti:
- Mempersiapkan alur kerja otomatis untuk respon cepat: Integrasikan layanan pesan instan untuk bisnis WhatsApp dalam sistem bisnis Anda untuk mengotomatiskan tugas-tugas yang berulang. Misalnya, siapkan chatbot WhatsApp otomatis untuk respons cepat.
– Gunakan data untuk mengumpulkan wawasan untuk personalisasi: Kumpulkan data pelanggan, analisis untuk mendapatkan wawasan, dan gunakan wawasan tersebut untuk membuat pesan yang dipersonalisasi agar percakapan menjadi lebih bermakna bagi pelanggan. Strategi pengiriman pesan WhatsApp ini dapat digunakan secara efektif untuk analisis data.
– Gunakan multimedia untuk percakapan yang lebih kaya: Visual lebih berdampak daripada teks. WhatsApp memungkinkan Anda berbagi gambar, video, catatan suara, dll. dengan pelanggan untuk menciptakan interaksi yang lebih menarik.
– Integrasi WhatsApp CRM: Dengan WhatsApp CRM integrasi, Anda dapat melacak interaksi dengan pelanggan, menyinkronkan informasi dari berbagai saluran, dan meningkatkan konteks percakapan Anda dengan pelanggan.
– Latih tim Anda untuk menggabungkan otomatisasi dengan sentuhan manusia: Pastikan sistem obrolan WhatsApp berbasis AI Anda terlatih untuk menyerahkan percakapan ke agen manusia saat diperlukan.
Tantangan yang harus diatasi dalam pemasaran percakapan di WhatsApp
Saat Anda mulai menyiapkan pemasaran percakapan di WhatsApp, berikut adalah beberapa tantangan yang mungkin Anda hadapi:
-Menghindari berlebihan-otomatisasi: Pastikan dukungan manusia untuk pertanyaan yang rumit saat chatbot tidak dapat menangani masalah. Anda mungkin memerlukan kemampuan AI tingkat lanjut untuk memastikan hal ini, seperti solusi bisnis WhatsApp.
-Mengelola kelebihan pesan: Seiring dengan berkembangnya bisnis Anda, Anda mungkin memiliki banyak pelanggan yang berkomunikasi dengan merek Anda pada saat yang bersamaan. Alat AI Anda harus intuitif untuk memprioritaskan percakapan bernilai tinggi dan menangani komunikasi dalam skala besar.
-Memastikan privasi dan kepatuhan: Pastikan perangkat WhatsApp dan AI Anda mematuhi undang-undang perlindungan data untuk melindungi data pelanggan.
-Mengukur keberhasilan: Lacak keterlibatan, waktu respons, dan konversi secara konsisten untuk memastikan pertumbuhan bisnis Anda yang berkelanjutan.
Apakah pemasaran percakapan di WhatsApp wajib bagi bisnis Anda?
Jawabannya adalah ya! Pemasaran percakapan meningkatkan dukungan pelanggan instan, personalisasi, dan penjualan untuk bisnis. Pemasaran ini memiliki banyak manfaat bagi bisnis. Mulailah dengan solusi bisnis WhatsApp.
Untuk memulai dan memastikan landasan yang kuat untuk pemasaran berbasis percakapan di WhatsApp, Anda memerlukan mitra yang efisien. Di sinilah penyedia API WhatsApp Business resmi seperti Interakt berperan.